Lonely again

Rumah sepi. Sepertinya akan kembali menjadi suram.

Ini tak menyenangkan. Jika kemarin aku masih bisa punya teman bermain, mengobrol dan bercanda. Sekarang aku harus kembali menelan pil pahit merasakan bagaimana hidup sendirian.

ah maksudku, bukan benar-benar hidup sendirian. Masih ada ayah-ibu dan paman. Tapi tetap saja, jika bersama mereka masih terasa sepi (¯―¯٥)

arghh~~~bakar petasan biar rame

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s