.. 2 days ago

well, banyak hal yang ingin kuceritakan dari pikiranku sejak 2 hari yang lalu. Tapi, ya aku tak tahu mengapa hanya sebatas “ingin” tanpa melaksanakan niat awal untuk menulis.

2 days ago, 03/03/2012

Kakakku yang paling muda menikah. Awalnya aku tak berencana untuk ikut karena ada ujian PraUN di sekolah, akan tetapi ternyata “boleh” untuk izin akhirnya aku ikut rombongan ke tempat calon kakak iparku. Jadinya aku hanya melewatkan 1 hari terakhir ujian pada hari Sabtu itu. Pagi-pagi sekali sekitar jam 1 rombongan sudah berkumpul di depan rumahku. Akan tetapi ada insiden kecil dimana ada saudara yang mengira berangkat jam 3, what the! Jadilah aku yang duduk diantara ibu dan kakak laki-lakiku menunggu di dalam salah satu mobil utama. Aku hanya sesekali menguap karena memang aku belum tidur sama sekali. Ibuku terus mencoba menelpon dan mengomel sepanjang waktu, dan kakakku yang sedang sibuk menghapal agar tak salah mengucap ijab qabul. Tiba-tiba kakakku mengulurkan tangannya padaku meminta latihan mengucapkan janji pernikahan itu. Ini seperti dejavu, saat kakak pertamaku menikah pun meminta bantuan yang sama padaku. Seperti kejadian yang semula, aku sontak menolak mentah-mentah. Bukannya tak ingin membantu, tapi aku geli melihatnya. Hahaha, sampai saat ini pun aku masih ingin tertawa mengingat hal itu.

Entah karena ini pernikahan terakhir sebelum jeda (karena ketiga kakakku ini menikah dalam jarak 1 tahun) pernikahan ini “agak” loyal. Biasanya mengantar pengantin pria ya seperti biasanya saja. Tapi kemarin, ada sebuah mobil pengawal yang mengeluarkan sirine dan sebuah mobil pengantin yang dihias dengan bunga. Mirip pernikahan yang di film-film. Hahaha, akan tetapi karena kami rencananya akan berias di rumah dekat tempat resepsi jadilah yang di dalam mobil pengantin, termasuk aku, belum pada mandi semua alias kucel. Hahahaha. Padahal saat melewati jalan besar saat itu hari sudah pagi dan banyak warga yang akan memulai aktivitasnya otomatis “menonton” kami. Antara menahan tawa dan malu itu rasanya, sesuatu. ckckck.

Yesterday, 04/03/2012

Hari minggunya kami sudah berada di rumah, meninggalkan sang kakak yang kini sedang berada di rumah istri sahnya. ckck. Hari minggu penuh dengan jam tidur seharian penuh. Tapi yang berputar-putar terus di otakku adalah,

“Kakak-kakakku sudah menikah semua, jadi ini rasanya menjadi anak tunggal?”

“Kakak yang menyebalkan itu sudah menikah? cih, rasanya baru kemarin aku bertengkar berebut remote TV dengannya!”

Well, seperti pernikahan kedua kakakku sebelumnya, aku hampir akan menangis saat mereka telah resmi menikah. Membayangkan kehidupan masa kecil kami yang penuh “pertengakaran” harus berakhir saat mereka mengucapkan janji suci itu. Ini memang terlihat berlebihan tapi memang seperti itulah kenyataannya. Apa yang kutakutkan memang terbukti. Kakak perempuanku yang sudah melahirkan keponakan untukku sangat mirip seperti induk ayam yang mengamuk saat anakknya diganggu. Segala sesuatu pasti tentang anakknya! Ah, ini memang sudah seharusnya dan aku pun sangat sayang terhadap keponakanku itu. Akan tetapi, sesingkat inikah waktu masa kecil kami sebagai kakak-adik?

ok, selesaikan bagian ini disini sebelum aku mulai menangis!

Today, 05/03/2012

Masih ingat aku meninggalkan ujian hari terkahir karena pernikahan kakakku? Ya hari ini aku mengulangnya. Aku berangkat pagi-pagi sekali agar bisa segera mengisi soal-soal itu, bahkan kelasku pun masih kosong. Aku menunggu di ruang BK, tapi eh ternyata aku harus ikut upacara dulu pagi itu, ish!

Masih ingat rasanya semalam aku ogah-ogahan untuk menghapal, mengingat temanku yang lain sudah selesai ujian sedangkan aku belum. Rasanya itu seperti naik ojek saat tertinggal bus terakhir. Semuanya serba kilat dan yang terpenting sampai ketempat tujuan. Sama seperti saat aku mengerjakannya sehabis upacara, asal jawab menurut otak dan sebagian besar menurut feeling. Akh~lupakan itu.

~~~sepertinya sudah cukup aku bercerita singakat tentang 2 hari belakangan ini. Aku harus mulai menunda aktivitasku, seperti menulis, untuk fokus pada ujian akhir sekolah dan ujian nasional. Mungkin aku akan menyusun kerangka cerita dulu untuk tulisan semi-novel yang ingin kubuat. Waktu terasa semakin cepat dan aku tahu ujian tak akan menungguku. Dan mengenai kakak-kakakku, mungkin tak seperti yang kupikirkan. Dengan anggota baru aku malah semakin banyak mempunyai kakak. Itu artinya semakin banyak yang mendoakan dan mendukungku. Semangat!~~~

2 thoughts on “.. 2 days ago

  1. hffttt.. i feel what you had felt. aku ge ngerasa sedih pas teteh aku yg pertama nikah trs gak tinggal brg lg d rumah. serasa ada yg hilang. padahal dulu kita deket bgt, ngisi masa kecil bareng2 penuh canda tawa. but life must go on. mereka menikah bukan berarti putus tali persaudaraan. bukan berati gak deket lg sama mereka kan. mereka punya kehidupan masing2 dan kita pun akan seperti itu nantinya. bukan begitu, ikim??😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s