Kardus Bekas yang Cantik

Pernahkah kalian melihat kardus-kardus bekas di rumah kalian? Ataukah anak-anak kost yang habis dikirim makanan dari kampung halaman pasti banyak menumpuk kardus-kardus bekas ini, ya kan?

Nah daripada dibuang atau dititipkan ke tukang kiloan, lebih baik di daur ulang. Kardus-kardus bekas yang kelihatannya ‘biasa’ ataupun terlihat lebih seperti ‘sampah’ pun bisa menjadi barang bermanfaat, bahkan terlihat cantik. Apalagi banyak barang yang membutuhkan ruang/tempat. Kardus bekas ini akan berguna sekali.

Bagaimana kardus bekas itu bisa menjadi cantik?

  Continue reading

Advertisements

Geomorfologi DAS

Pada hakekatnya aliran sungai terbentuk oleh adanya sumber air (hujan, mencairnya es, dan mata air) dan adanya relief dari permukaan bumi. Sungai-sungai juga mengalami tahapan geomorfik yaitu perioda muda, dewasa, dan tua. Sungai muda dicirikan dengan kemampuan untuk mengikis alurnya, dimana hal ini dapat terjadi jika gradien sungai cukup terjal. Sungai muda biasanya sempit, dengan tebing terjal yang terdiri dari batuan dasar. Gradien sungai yang tidak teratur (seragam) disebabkan oleh variasi struktur batuan (keras-lunak).
Continue reading

My Bornday

Sebenarnya aku ingin menulis bagaimana bahagiaku di hari ulangtahunku, harapan-harapanku dan semuanya. But, something happen and make my mood going bad. It’s just little problem, really. But my mood can easily change. Huh,,then it’s mean I not mature enough, still like a child? -_-
Continue reading

Great novel, when I can make like this one?

Haloha~hahasudah lama tak bercuap-cuap di blog kesayangan. Kali ini aku akan membahas novel yang baru aku baca. This is novel that I want to write, easy to read and this is really really interesting story, romantic etc…

Judulnya “Bunga Cantik di Balik Salju” karya T.Andar

Sebenarnya ini bukan novel yang kubeli, tapi buku pinjaman dari temen, hehe. Awalnya aku kurang tertarik melihat cover yang bergambar anak kecil sedang meniup bunga dandelion, ditambah dengan judulnya yang menurutku pasti tentang cerita anak kecil ini yang cerita hidupnya menggugah hati. Ya seperti buku inspirasi seperti itu. Dan aku tidak terlalu tertarik dengan jenis novel yang menurutku ‘monoton’ seperti itu. Aku lebih tertarik novel picisan layaknya remaja belasan tahun lainnya.haha

Iseng, saat itu aku sedang main ke kamar temanku. Aku melihat novel ini, basa-basi karena ingin tahu aku bertanya “Novel tentang apa ini? seru emang?” dan temanku bilang dia belum selesai membacanya, tapi dia bilang “seru ko”

Dan saat aku main lagi ke kamarnya, novel itu kembali menarik perhatianku. Dan akupun bertanya lagi, ternyata temanku sudah selesai membacanya. “Apa ceritanya ada yang sweet?” tanyaku iseng. Dan temanku langsung menjawab “Sweet banget, baca deh” .Akupun langsung meminjamnya, saat itu aku masih dikamarnya dan lansung mulai membaca halaman-halaman awal. Ternyata penulisnya pintar sekali, aku begitu lancar membacanya sampai tidak sadar sudah lebih dari 5 halaman. Akupun sesekali bertanya kepada temanku bagaimana cerita selanjutnya, dan dia dengan santainya menjawab “Baca aja, pasti tau” =_=

Malamnya aku langsung membaca novel itu. Dan langsung selesai, haha ini menakjubkan mengingat bukunya cukup tebal, sekitar 450 halaman. ckck.  Dan temanku benar, novel ini sweet banget, aku sampai senyum-senyum sendiri saat membacanya. Lucunya ada percakapan yang ter-romantis, dan aku memekik tersipu layaknya pemeran utamanya itu adalah aku =_= haha

Novel ini berkisah tentang Lana yang dari usia 19tahun mengurus bayi, bukan anak kandungnya melainkan anak sahabatnya yang meninggal ketika melahirkan. Sahabatnya tidak menikah, laki-laki yang harus bertanggung jawab itu pengecut dan tidak mau mengakuinya. Kedua orangtuanya sudah meninggal dan tante yang mengurusnya sejak kecil tidak pernah peduli pada sahabatnya itu. Bayi yang tidak diharapkan itu sempat akan dibawa ke panti asuhan. Tetapi Lana melarang dan dia bersedia merawat bayi itu, seperti janjinya pada sababatnya dulu. Bisa ditebak orangtua Lana pasti tidak setuju dengan keputusannya itu. Tetapi Lana tetap bersikeras dan tak berapa lama orangtuanya luluh melihat kelucuan Denniz, nama anak itu. Sampai Denniz berusia 6 tahun, Lana tidak memikirkan kebahagiaannya sendiri untuk mencari pasangan hidup. Padahal umurnya sudah 25 tahun. Dia bahkan tidak peduli orang lain mengangapnya sudah melahirkan dan bercerai di usia muda. Yang dia pikirkan hanya Denniz. Sampai akhirnya ia bertemu dengan seseorang, dan itulah letak romantisnya 🙂

Buku ini rekomen banget buat dibaca, bahasanya bagus dan enak buat dibaca. Ceritanya menarik dan yang lebih penting sweetnya dapet banget, haha

What a great novel

When I can write novel such as this one?